MubaTranding

FRIC & Cakar Sriwijaya Puji Keterbukaan Polres Muba Tangani Polemik Secara Profesional

Musi Banyuasin -Polemik seputar video yang beredar di media sosial dan mengaitkan nama Rizki Singgih, Ketua DPC Forum Cakar Sriwijaya Musi Banyuasin, kini memasuki tahap penanganan resmi. Kuasa hukumnya, Anggia Putri Utami, SH., MH., C.CDm., telah resmi menerima pendampingan dan menyampaikan klarifikasi di Polres Muba dengan proses yang berjalan tertib dan baik.

 

Jangan Menarik Kesimpulan Sepihak dari Potongan Rekaman

Dalam keterangannya, Anggia meminta masyarakat tidak terburu-buru menjatuhkan penilaian hanya dari cuplikan video yang tersebar. Menurutnya, setiap peristiwa harus dilihat secara utuh, termasuk konteks sebelum dan sesudah kejadian serta keterangan seluruh pihak yang terlibat.

 

“Jangan sampai seseorang langsung dihakimi hanya berdasarkan potongan video atau informasi yang beredar. Kita harus melihat persoalan secara menyeluruh dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.”Anggia Putri Utami, Kuasa Hukum

 

Kehadiran Rizki ke Polres Muba merupakan langkah sukarela untuk memberikan klarifikasi secara resmi, bukan untuk memperkeruh suasana. Pihaknya menegaskan menghormati proses hukum yang berjalan dan membiarkan fakta serta bukti yang menjadi dasar pemeriksaan.

 

Rizki sendiri menyatakan kesiapan menghadapi seluruh proses hukum dan telah menyampaikan keterangan sesuai apa yang ia ketahui. Ia juga membantah adanya niat ancaman atau kekerasan, menjelaskan bahwa peristiwa bermula dari kesalahpahaman komunikasi yang kemudian berkembang tidak sesuai konteks aslinya.

 

 

Siap Ambil Langkah Hukum Lindungi Nama Baik Pihak kuasa hukum bersama Forum Cakar Sriwijaya tengah mempelajari secara menyeluruh seluruh unggahan, narasi, dan pernyataan yang beredar untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. Jika ditemukan unsur yang merugikan — termasuk dugaan fitnah atau pencemaran nama baik — jalur pidana maupun perdata akan ditempuh sesuai ketentuan.

 

“Kami tidak ingin persoalan melebar, tetapi wajib melindungi hak klien. Kami mengimbau semua pihak berhati-hati menyampaikan informasi di ruang publik.”

— Anggia Putri Utami

 

Di sisi lain, Candra ketua Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Kabupaten Musi Banyuasin menyampaikan ” penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran Polres Muba atas keterbukaan, keadilan, dan kesigapan menerima serta menyelesaikan permasalahan yang muncul akibat miskomunikasi dan penyebaran video yang diduga meresahkan warga.

 

“Terima kasih kami sampaikan kepada Polres Muba yang senantiasa hadir dan menyelesaikan persoalan dengan baik. Ormas Cakar Sriwijaya dan relawan kepolisian dengan ikhlas membantu masyarakat menyampaikan informasi gangguan keamanan kepada pihak kepolisian — itu adalah bentuk kemitraan yang kuat dan saling mendukung.”

Lanjutnya Candra, FRIC Muba

Kemitraan antara masyarakat, relawan, dan kepolisian diyakini menjadi kunci utama menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian bersama di Musi Banyuasin.

 

( Edwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas