- Muara Enim, 10 Oktober 2026 — Pemerintah Desa Sumber Mulya, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim, bergerak cepat menangani kerusakan lantai Jembatan Sei Air Buaya Kecik setelah sejumlah besi lantai jembatan dilaporkan hilang akibat dugaan pencurian oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
Jembatan yang menjadi akses penting masyarakat dari wilayah Village 1 menuju Senuling tersebut sebelumnya telah diperbaiki oleh PT Pertamina EP 2 Hulu Rokan (HR) pada 19 September 2026. Perbaikan itu dilakukan setelah besi lantai jembatan hilang sehingga mengganggu kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.
Masyarakat pun menyampaikan apresiasi kepada pihak Pertamina atas kepedulian dan kontribusinya dalam membantu memperbaiki akses utama tersebut.
Namun, sangat disayangkan, besi lantai jembatan kembali hilang. Padahal, perbaikan sebelumnya baru berjalan sekitar tiga minggu.
Kepala Desa Kerahkan Linmas, Lima Batang Besi Berhasil Ditemukan
Mendapat laporan dari masyarakat bahwa jembatan kembali sulit dilalui akibat hilangnya besi lantai, Kepala Desa Sumber Mulya, Mansur, langsung mengambil langkah cepat pada Sabtu, 10 Oktober 2026.
Mansur memerintahkan jajaran Perlindungan Masyarakat (Linmas) Desa Sumber Mulya untuk melakukan pencarian terhadap besi-besi yang hilang tersebut.
Upaya pencarian membuahkan hasil. Sekitar pukul 14.00 WIB, lima batang besi dengan panjang sekitar lima meter berhasil ditemukan di kawasan semak belukar di dalam hutan, kurang lebih 500 meter dari lokasi jembatan.
Setelah besi ditemukan, Pemerintah Desa Sumber Mulya kemudian berkoordinasi dengan pihak PTPN I Regional 7 Kebun Beringin untuk mempercepat proses perbaikan.
Berkolaborasi dengan PTPN I Regional 7, Jembatan Kembali Diperbaiki
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kepentingan masyarakat, pihak PTPN I Regional 7 Kebun Beringin segera membantu dengan menurunkan peralatan mesin las beserta tenaga tukang las untuk memasang kembali besi-besi tersebut.
Proses perbaikan dilakukan di bawah koordinasi Kepala Desa Sumber Mulya, Mansur, dengan dukungan pihak PTPN I Regional 7, termasuk Selvina Prayogo, S.P., yang disebut menjabat sebagai Sinder Kepala Tanaman.
Berkat kerja sama tersebut, perbaikan lantai jembatan berhasil diselesaikan sekitar pukul 16.00 WIB pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Langkah cepat ini diharapkan dapat kembali memperlancar akses masyarakat sekaligus meningkatkan keamanan pengguna jembatan.
Berdasarkan pantauan langsung awak media GarudaSumselTV News, perbaikan jembatan telah selesai dilakukan pada sore hari.
Pencurian Berulang Perlu Mendapat Perhatian Serius
Hilangnya besi lantai jembatan secara berulang menjadi persoalan yang patut mendapat perhatian serius. Selain menimbulkan kerugian, tindakan tersebut berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat yang melintasi jembatan.
Pemerintah Desa Sumber Mulya diharapkan segera menyampaikan laporan resmi kepada Polsek Lubai dan berkoordinasi dengan Camat Lubai Ulu agar kejadian serupa dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Masyarakat juga diimbau untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta segera melaporkan apabila mengetahui aktivitas mencurigakan di sekitar jembatan.
Apabila terdapat dugaan tindak pidana, penanganan dan penetapan pihak yang bertanggung jawab perlu diserahkan kepada aparat penegak hukum berdasarkan hasil penyelidikan.
Jembatan adalah akses penting bagi masyarakat, bukan untuk dirusak atau dijadikan sasaran pencurian. Diperlukan kesadaran bersama agar fasilitas umum tetap terjaga, akses transportasi tidak terganggu, dan keselamatan pengguna jalan senantiasa menjadi prioritas.
Semoga kejadian serupa tidak kembali terulang.
Reporter: Suprapto
BESI LANTAI JEMBATAN SEI AIR BUAYA KECIK KEMBALI HILANG, PEMDES SUMBER MULYA BERSAMA PTPN I REGIONAL 7 BERGERAK CEPAT LAKUKAN PERBAIKAN

