Muba — Menyusul pemberitaan yang sempat viral beberapa hari terakhir terkait dugaan adanya oknum anggota Polres Muba yang ikut melakukan koordinasi angkutan minyak ilegal refinery di ruas Jalan Macang Sakti – Mangun Jaya, Eko Sutiawan atau yang dikenal dengan sapaan Nyamok memberikan klarifikasi resmi. Selasa (2/12/2025)
Eko menegaskan bahwa dirinya tidak pernah terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut, baik dalam bentuk bisnis angkutan mobil minyak ilegal drilling maupun refinery. Ia menduga namanya telah dicatut oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Dugaan Kemungkinan yang terlibat bisnis tersebut Eko R.
“Saya tidak pernah terlibat dalam bentuk bisnis angkutan minyak ilegal, baik drilling maupun refinery. Kemungkinan nama saya dicatut seseorang yang tidak bertanggung jawab, karena nama ‘Eko’ yang bertugas di Polres Muba juga cukup banyak,” tegas Eko.
Ia juga meminta agar pihak yang mencatut namanya segera menghentikan perbuatannya, karena dapat merugikan diri dan keluarga
“Saya berharap orang yang memakai nama saya untuk melancarkan bisnisnya segera berhenti. Tindakan itu sangat merugikan,” tambahnya.
