MUBA – Organisasi Masyarakat Juru Sembelih Halal (Juleha) Kabupaten Musi Banyuasin kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang penyembelihan halal melalui kegiatan Pelatihan Juru Sembelih Halal dan Manajemen Kurban 2026yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme di Kabupaten Musi Banyuasin, Kamis (14/05/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPD Juleha Muba, Imam Taufik, bersama Ketua DPW Juleha Sumsel, Ust. Kemas Muhammad Ali. Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Musi Banyuasin, Kepala Badan Kesbangpol, Camat Sekayu, tokoh agama, serta seluruh anggota Juleha dari berbagai wilayah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Muba menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan tersebut. Menurutnya, keberadaan juru sembelih halal yang profesional dan memahami syariat Islam sangat penting, khususnya menjelang momentum Iduladha.
“Pelatihan ini bukan hanya meningkatkan kemampuan teknis penyembelihan, tetapi juga memperkuat pemahaman syariat dan standar halal yang benar. Pemerintah Kabupaten Muba sangat mendukung kegiatan positif seperti ini,” ujar Wakil Bupati saat membuka acara secara resmi.
Ketua DPD Juleha Muba, Imam Taufik, mengatakan bahwa pelatihan ini bertujuan mencetak juru sembelih halal yang kompeten, amanah, serta memahami manajemen kurban secara modern dan sesuai tuntunan syariat.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan penyembelihan yang halal, higienis, dan profesional. Ini menjadi bentuk pengabdian Juleha kepada umat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPW Juleha Sumsel, Ust. Kemas Muhammad Ali, menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan terkait tata cara penyembelihan halal. Ia berharap Juleha mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas penyembelihan hewan kurban di Sumatera Selatan.
Kegiatan pelatihan berlangsung interaktif dengan materi teori, praktik penggunaan alat sembelih, teknik penyembelihan sesuai syariat, hingga manajemen distribusi kurban. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang diberikan oleh narasumber dan instruktur berpengalaman.
Acara ditutup dengan sesi praktik lapangan serta penyerahan simbolis alat penyembelihan halal kepada peserta pelatihan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas juru sembelih halal di Musi Banyuasin.
