Muara EnimTranding

Hadapi Musim Kemarau, Desa Sumber Mulya dan PTPN I Regional 7 Perkuat Patroli Cegah Karhutla

MUARA ENIM — Memasuki musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Pemerintah Desa Sumber Mulya, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim, meningkatkan kewaspadaan dengan membentuk tim patroli terpadu.

 

Kepala Desa Sumber Mulya, Mansur, mengatakan tim yang berjumlah 15 orang tersebut disiagakan secara rutin selama 1 x 24 jam untuk melakukan pemantauan wilayah serta mengantisipasi munculnya titik api.

 

Hal itu disampaikan Mansur saat ditemui awak media Garuda Sumsel News TV di Kantor Desa Sumber Mulya, Selasa (8/9/2026).

 

Menurutnya, pembentukan tim patroli tersebut merupakan langkah kesiapsiagaan desa dalam menghadapi kemungkinan terjadinya kebakaran.

 

“Apabila terjadi kebakaran atau ada laporan masyarakat mengenai titik api di lahan maupun kawasan hutan, petugas piket akan segera melakukan penanganan dan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk armada pemadam kebakaran yang ada di kecamatan,” ujar Mansur.

 

Ia berharap langkah cepat tersebut dapat mencegah api meluas dan meminimalisir dampak terhadap lahan maupun lingkungan di sekitar lokasi kebakaran.

 

Mansur menambahkan, wilayah Desa Sumber Mulya memiliki cakupan sekitar 12 kilometer persegi dan berbatasan dengan kawasan perkebunan PTPN I Regional 7 Kebun Beringin, sehingga diperlukan kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi karhutla.

 

PTPN I Regional 7 Turut Perkuat Kesiapsiagaan

 

Usai melakukan wawancara di Kantor Desa Sumber Mulya, awak media Garuda Sumsel News TV yang terdiri dari Kaperwil Sumatera Selatan Suprapto dan Kabiro Muara Enim Fredi Sukma, melanjutkan pemantauan ke wilayah PTPN I Regional 7 Kebun Beringin.

 

Di lokasi, awak media menemukan sejumlah bekas titik api yang telah berhasil dipadamkan.

 

Berdasarkan keterangan sejumlah karyawan yang ditemui di lapangan, pihak PTPN I Regional 7 Kebun Beringin telah meningkatkan kesiagaan sejak Juni 2026 dengan menyiapkan sumber daya manusia serta sarana dan prasarana pengendalian karhutla.

 

Manajemen PTPN I Regional 7 Kebun Beringin di bawah pimpinan Manajer Tulus Catur Pambudi, SP, juga membentuk satuan tugas (Satgas) karhutla sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

 

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu melindungi lingkungan, menjaga kesehatan masyarakat, serta mendukung keberlanjutan aktivitas perkebunan.

 

Upaya pencegahan juga dilakukan melalui patroli terpadu bersama Pemerintah Desa Sumber Mulya, pemantauan titik rawan kebakaran, serta sosialisasi kepada masyarakat dan karyawan agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau.

 

Sinergi antara pemerintah desa, pihak perkebunan, masyarakat, dan perangkat daerah dinilai menjadi kunci penting dalam mencegah karhutla sejak dini.

 

Dengan patroli yang dilakukan secara rutin dan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat, diharapkan potensi kebakaran dapat segera diketahui dan ditangani sebelum berkembang menjadi lebih luas.

 

(Suprapto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas