Muara EnimTranding

JEMBATAN AKSES WARGA DI LUBAI ULU DIKELUHKAN SULIT DILINTASI, PERTAMINA DIMINTA BERTINDAK

MUARA ENIM, 17 SEPTEMBER 2026 — Kondisi Jembatan Sei Senuling dan Sei Air Buaya Kecik di Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim, dikeluhkan masyarakat karena dinilai sudah sulit dilintasi.

 

Berdasarkan pantauan GSNTv.com dan pengaduan warga Desa Sumber Mulya, Pagar Dewa serta Suban Jeriji, jembatan tersebut setiap hari digunakan masyarakat, termasuk anak sekolah dan petani yang membawa hasil pertanian.

 

Kepala Desa Sumber Mulya, Mansur, mengatakan akses tersebut cukup padat dan juga menjadi jalur mobilisasi aktivitas perusahaan karena terdapat jaringan pipa minyak dan gas di kawasan tersebut.

 

Warga menyebut pemeliharaan jembatan sudah lama tidak dilakukan dan berharap PT Pertamina EP (PEP) Hulu Rokan (PHR) Regional 4 segera melakukan pengecekan serta perbaikan demi keselamatan pengguna jalan.

 

Selain jembatan, masyarakat juga meminta perhatian terhadap sejumlah titik jalan beton dari Sei Lubai hingga Sei Senuling yang mengalami kerusakan.

 

Di sisi lain, warga menyoroti penanganan kebakaran lahan yang terjadi pada 10 September 2026 di sekitar RT 1 dan RT 2 Dusun I Desa Sumber Mulya, yang lokasinya disebut berdekatan dengan sumur minyak Pertamina.

 

Masyarakat berharap perusahaan meningkatkan patroli dan kesiapsiagaan menghadapi Karhutla, terutama di tengah kondisi kemarau dan kekeringan.

 

Warga meminta Pemkab Muara Enim, DPRD, Dinas Perhubungan, Camat Lubai serta pihak terkaitturun langsung melihat kondisi infrastruktur tersebut.

 

GSNTv.com membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi PT Pertamina EP maupun pihak terkait.

 

(Suprapto/GSNTv.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas